Posted by: Dhe-Jhe | August 28, 2009

Slogan AceSeven

Setelah lama ga ada post dui blog Ace Seven ini, yang seperti mati suri. Maka gimana kalau gw buka topik baru . Kita kan uda lama ada, tapi blom ada slogan neh, gimana, ada yang punya slogan?

Dimulai dari gw dulu deh..

AceSeven, Unite and Solid Forever

so gimana? ada yang punya kata-kata laen ? monggo diposting :o

Posted by: Yo | April 15, 2009

Mengenang

Barusan gw liat2 postingan di aceseven sejak wal berdiri (2 Januari). Gw baca2 ulang sambil ngikik2 sendiri. Nice… Lucu dan menyenangkan. Dari kisah konyol, ada puling, juga ada tragedi. Semua menjadi satu dan layak untuk dikenang… Gw sih cuma berharap kebersamaan kita ga akan hilang selamanya… Udah2 jangan pada nangis terharu baca postingan gw ini hehehe

Tak terasa umur ACE Seven udah setaun lebih. Rasanya baru kemarin ketemu, kenal-kenalan, nyari makan di warteg bareng, chatting pas training, maen game pas pelajarn pak Herman hehehe. Kayaknya banyak hal yang bisa bikin senyum-senyum sendiri kalo diinget-inget. Coba aja bayangin ada AC muntah gara-gara keseringan liat jadul… Apa lagi ya… O iya dulu tiap hari disuguhi atraksi berantem dua sejoli. Ibaratnya kalo sehari ga berantem sama aja kaya mandi ga buka baju (apa hubungannya ya hehehe)

Sebagai penutup, gw mau mengajak kalian untuk tutup mata sejenak selama 5 detik. Lalu hitunglah jumlah titik yang ada di bawah ini sambil ngomong “titik” setiap ketemu titik.

.. . .. . . . . …..               .              ..          ……….. .      . .       … . .    … .    …….. .

.               … .       ..      … …..    ..   … ……….       ….. .  .. . .     ………             .

. …. . …       . ………………. .         …. ……      ……. .       . .

Posted by: Yo | April 12, 2009

Happy Easter ^^

happy easter

Posted by: smile | April 10, 2009

Kapan neh mo kumpul2 ???

kapan neh mo kumpul-kumpulnya ???
aryo dah sembuh tuh
:D

Posted by: Dhe-Jhe | April 3, 2009

Hepi B`day ACE Seven

Tepat setahun yang lalu kita bertemu, dan memulai Suka Duka di ACE, hingga sekarang :)

Hepi B`day ACE Seven
Hepi B`day for all of us

Posted by: CeRuLeaNSpHyRnA | April 1, 2009

Ternyata Pika…

Roland Arya Jafar ngaco ah o_O

Roland took the Apakah kamu ada bakat untuk selingkuh? quiz and the result is Kemungkinan Besar Selingkuh Kamu sebenarnya punya bakat selingkuh, nah kalo kamu mempunyai kesempatan untuk selingkuh kayaknya kamu kemungkinan besar akan selingkuh.

10 minutes ago · Comment · Unlike · Take this Quiz

Posted by: smile | March 30, 2009

ACESeven: go to 1st year anniversary

Teman-teman tercinta…

Tanggal 3 April 2009, hari Jumat, tepat setaon umur ACESeven, ulang taon pertama neh, hehehe, brarti da setaon kita ketemu, kenalan, belajar bareng, guyon bareng, seneng-seneng bareng, maen-maen bareng, berantem bareng –’  heehehehee…  :P

Bikin acara yuk, ngumpul2, foto2, kan dulu kita ada tuh foto2 pas pertama kali masuk, perjalanan selama di ACE, dan sekarang kita bikin foto2 setelah setaon bersama, nanti bisa dibandingkan wajah2nya, pas pertama kali ketemu, ama setelah setaon bersama… hehehehehe

Gimana ? Pada mao ga ? Tapi emang pada mao, diusahakan pada dateng semua ya, biar lengkap  :D

Thanks, -smile-

Posted by: alexaryo | March 29, 2009

ACESeven for Situ Gintung’s Catastrophe

“Waktu itu kira-kira jam setengah 5 pagi, tiba-tiba kedengeran suara air kenceng banget. Waktu itu, kita semua lagi ada di bawah, baru bangun, si Bejo (bukan nama sebenarnya) lagi siap-siap mau berangkat ke sekolah bareng-bareng sama bapaknya. Tiba-tiba air masuk ke rumah, tadinya kita pikir banjir biasa, tapi kok baru berapa detik air udah sepinggang, ini gak normal… Langsung kita semua naik ke lantai 2, soalnya biasanya kan kalo banjir cuma sampe lantai 1, eh ternyata cuma beberapa menit air udah semata kaki kita di lantai 2. Buru-buru, bapaknya Bejo (sekali lagi bukan nama sebenarnya) ngambil tangga, trus tangga itu kita taro antara rumah kita ke rumah sebelah yang lebih tinggi buat jembatan, trus kita semua nyebrang ke sana. Kalau ga nyebrang sih, kita pasti ga selamat, Mas”, tutur seorang ibu yang berada di posko pengungsian kepada ACESeven sambil berkaca-kaca. Ibu itu berada di posko pengungsian bersama dengan suami dan seorang anaknya, mereka adalah sedikit dari korban bencana tanggul Situ Gintung yang selamat. Terlihat dari ekspresi wajahnya, ada sedikit kesedihan walaupun seluruh anggota keluarganya selamat. Ya, kesedihan karena memikirkan semua harta bendanya yang hilang terbawa aliran air yang sangat deras dan juga rumahnya yang kini tinggal puing-puing saja.

Jumat, 27 Maret 2009, dini hari menjadi saat yang tidak akan terlupakan bagi warga yang bermukim di sekitar danau Situ Gintung dan di daerah Cirendeu, Tangerang. Di saat sebagian dari kita masih terlelap tidur, ratusan orang di pemukiman padat penduduk tersebut berjuang untuk menyelamatkan nyawa mereka dan orang-orang yang mereka cintai dari terjangan air bah. Dari 31 juta kubik air tanggul Situ Gintung yang dibangun pada tahun 1930 oleh pemerintah Belanda ini, hanya tinggal menyisakan 21 juta kubik saja dalam hitungan menit. Banyak kisah terlahir dari bencana ini. Kisah ibu di atas adalah salah satu dari kisah yang berakhir cukup membahagiakan, karena mereka sekeluarga selamat tanpa menderita luka-luka atau cedera. Namun, banyak, banyak sekali kisah yang berakhir kurang membahagiakan. Sampai Minggu pagi ini, 77 orang dilaporkan meninggal, 171 orang cedera ringan dan berat, dengan 2 orang masih dirawat intensif di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, dan masih ada kurang lebih 150 orang dilaporkan hilang, kerugian material tidak terhitung lagi.

Pada hari Sabtu, 28 Maret 2009, ACESeven mendapatkan kesempatan bersama-sama dengan kelompok muda-mudi Katolik (Mudika) dari salah satu Gereja yang anggotanya juga terkena musibah jebolnya tanggul Situ Gintung untuk turun langsung ke lapangan. Sebelum bersama-sama berangkat ke tempat korban bencana, terlebih dahulu kita berkumpul di basecamp untuk mempersiapkan bantuan yang akan dibawa ke sana seperti nasi bungkus, pakaian layak pakai, susu balita, dan obat-obatan. Adapun bantuan-bantuan ini berasal dari berbagai sumber, mulai dari anggota Gereja bersangkutan, sumbangan dari Gereja luar, dan organisasi-organisasi sosial.

Posko Mudika

Posko Mudika

Di tempat terjadinya bencana, pemandangan yang ditemui ACESeven sungguh menakjubkan. Ratusan orang memadati area Cirendeu, mulai dari jalan menuju posko-posko pengungsian hingga di posko-posko pengungsiannya sendiri. Jalan Ciputat Raya yang biasanya pun sepi pada saat weekend menjadi macet total. Ratusan orang ini terdiri atas korban bencana yang terpaksa mengungsi di tenda-tenda darurat dan rumah-rumah warga yang lebih tinggi, para relawan, dan orang-orang yang sekedar ingin menyaksikan secara langsung kondisi daerah Cirendeu dan sekitarnya setelah disapu oleh air tanggul Situ Gintung.

Kondisi Sekitar Tempat Kejadian

Kondisi Sekitar Tempat Kejadian

Air bah sendiri telah surut, menyisakan tumpukan lumpur di rumah-rumah warga yang masih berdiri. Banyak rumah-rumah warga yang hanya tinggal fondasinya dan bahkan ada yang tidak bersisa sama sekali. Banyaknya relawan yang datang ke lokasi lumayan membuat kebutuhan para pengungsi terpenuhi dan meringankan beban mereka walau hanya sedikit. Ada satu hal yang disayangkan oleh ACESeven, yakni adanya beberapa partai politik yang terkesan aji mumpung memanfaatkan momen bencana ini untuk berkampanye dengan memasang jelas-jelas logo partai mereka di posko-posko bantuan yang mereka dirikan.

Puiing-puing Rumah Warga

Puing-puing Rumah Warga


Kondisi di Rumah Warga yang Masih Berdiri

Kondisi di Rumah Warga yang Masih Berdiri

Tidak jauh dari rumah warga yang dijadikan posko pengungsian yang dikunjungi oleh ACESeven, terdapat sebuah Universitas ternama yang dijadikan tempat penampungan sementara bagi jenazah korban bencana selain menampung korban bencana yang selamat sendiri. Situasi di sana bisa dibilang sangat memilukan, sesekali tedengar tangisan, dan ACESeven sendiri juga menemui beberapa orang yang terlihat depresi karena kehilangan sanak saudara yang mereka cintai. Ada seorang bapak yang terus memeluk jenazah bayinya yang sudah dibungkus kain kafan sambil menangis, ada seorang ibu yang terlihat sangat depresi hingga berkali-kali pingsan. Ketika ACESeven coba menyelidik apa yang sebenarnya terjadi pada ibu itu, seorang relawan mengatakan ibu itu tak kuasa menerima kenyataan bahwa anaknya yang masih balita terlepaskan dari genggaman tangannya pada saat ia berusaha menyelamatkan dirinya dan anaknya di tengah aliran air yang begitu deras. Benar-benar memilukan.

Melalui post ini ACESeven mengajak pembaca untuk merenungkan betapa bencana ini hendaknya menyadarkan kita untuk senantiasa bersyukur atas segala kebahagiaan dan karunia yang kita terima setiap hari. Bahwa kita masih bisa hidup dan bernapas dan membaca blog ini sampai saat ini, bahwa orang tua, atau saudara  kita tidak ada yang menjadi korban dari bencana tersebut adalah suatu anugrah dari Tuhan YME. Juga ACESeven mengajak para pembaca untuk sedikit meluangkan waktunya sebelum tidur malam ini, untuk mendoakan para korban jiwa bencana jebolnya tanggul Situ Gintung, semoga mereka diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam hari-hari yang akan datang. Karena mungkin hanya itulah yang bisa kita lakukan untuk mereka. Sekian post ini, sebagai penutup, teriring sepenggal lagu dari Josh Groban, Thankful. ACESeven out.

JOSH GROBAN – THANKFUL

Some days we forget to look around us
Some days we can’t see the joy that surrounds us
So caught up inside ourselves
We take when we should give

So for tonight we pray for
What we know can be
And on this day we hope for
What we still can’t see

It’s up to us to be the change
And even though we all can still do more
There’s so much to be thankful for

Posted by: CeRuLeaNSpHyRnA | March 15, 2009

Lomba makan sandwich

Ulasan dan foto-foto lomba makan sandwich dengan peserta sumatris dan aryo kemarin di EX bisa dilihat di sini:

http://sphyrna.wordpress.com/2009/03/15/sandwich-tower-competition/

Cheers!

Posted by: smile | March 13, 2009

ke prisma yukkk

Prens….

dah lama neh, ga ke prisma bareng2,

yuk hari minggu sore kesono yuk…….

Older Posts »

Categories